BARU DAPAT DARI KASKUS NET
Tentang Paragraf Itu
Sepenggal paragraf lagi …
Cerita ini akan usai
Entah seperti apa paragraf itu
Sang aktorpun kini bingung !
Diawali dengan piring yang pecah
Memulai dengan mencari pemain yang baru
Cukup berat namun itu konsekwensi
Tak ada jaminan bagi orang ketika hanya punya pengetahuan
Cerita ini telah dilakoni dari orang pilihan
Pelakon yang cerdas, hebat, dan petarung
Menurut ceritanya …
Namun bukan jaminan cerita ini akan berakhir indah
Gerak adalah potensi keaktual
Bahasa kesadaran konsekwensi dari pengetahuan itu
Pengetahuan tanpa kesadaran
Hanya melahirkan robot baru yang bergerak tak memiliki arah
Kawan, kita tidak hanya mengukir hari ini saja
Kita bergerak bukan untuk kita
Kita hadir untuk generasi kedepan
Kita bukan mesin pembuat manusia yang bisa bekerja
Kita belajar bagaimana memanusiakan manusia
Puncak dari perjalanan kemanusiaan
Membangun rumah yang kokoh
Butuh fondasi yang kuat
Celah kosong awal dari kehancuran
Mengabaikan racikan dari fondasi
Mungkin kita harus menghitung hari saja
Melakukan hal yang kecil
Awal dari kelangsungan sesuatu yang begitu besar
Mungkin hal yang lucu
Bagi orang yang begitu cerdas ….
Tapi ingat tak ada revolusi
Tanpa pembenahan hal-hal yang kecil
Tak ada ingin, revolusi ini akan naif
Tapi tak mustahil itu naif tanpa kesadaran pada hal yang kecil
Mungkin bahan untuk paragraf akhir dari cerita ini
Sebagai awal cerita yang baru buat kalian
Kita masih menyimpan mau yang tak pernah pupus kawan
Karena kita sepakat akan bertemu disimpang jalan yang telah kita tetapkan
Aku ingin bercerita kawan …
Penamaan diri-Nya
Posted 10-05-2010 at 03:14 PM by zyreturn
Allah adalah penamaan akan –DIA
Karena Allah adalah wajah DIA
DIA terlalu sulit untuk dikenal
Karena kasih sayang-Nya DIA dikenal Allah
Begitu DIA api DIA lah api
Dan begitu DIA api DIA lah panas
Wajah adalah sesuatu yang mengantarkan kita untuk mengetahui pemilik wajah
Bersayahadat hanya disebut bersyahadat apabila berhijrah
Apa konsekuensi syahadat?
Menyatukan perbuatan kita dengan perbuatan Tuhan
Menjadi seorang yang bersaksi adalah dengan meleburkan diri kita kedalam Tuhan
Dengan menegakan syariat
Syarat awal dari setiap perbuatan tauhid adalah ikhlas
Karena apa perbuatan itu ?
Setiap perbuatan yang bukan karena Allah adalah tidak ikhlas
Untuk siapa perbuatan itu ?
Selain untuk Allah adalah tidak ikhlas
Aku adalah DIA dan DIA lah aku
Kehendak-Nya adalah keinginan aku
Sebab aku tak berkeinginan
Jika aku berkeinginan maka aku tak men-DIA
Esensi adalah pembatasan-pembatasan wujud
Engkau tidak sebagaimana seharusnya disembah
Puncak ibadah adalah ketidakberdayaan
Ketika melakukan suatu perbuatan yang bukan keinginan Tuhan maka tidak Tauhid
Allah suka memuji dirinya sendiri
Maka pujilah DIA karna dirimu adalah DIA
Khusu’ bukan puncak
sebuah keadaan jiwa yang takut dan berharap
saya tidak menyembah Tuhan jika saya tidak melihat-Nya, (IMAM ‘ALI KW)
Karena Allah adalah wajah DIA
DIA terlalu sulit untuk dikenal
Karena kasih sayang-Nya DIA dikenal Allah
Begitu DIA api DIA lah api
Dan begitu DIA api DIA lah panas
Wajah adalah sesuatu yang mengantarkan kita untuk mengetahui pemilik wajah
Bersayahadat hanya disebut bersyahadat apabila berhijrah
Apa konsekuensi syahadat?
Menyatukan perbuatan kita dengan perbuatan Tuhan
Menjadi seorang yang bersaksi adalah dengan meleburkan diri kita kedalam Tuhan
Dengan menegakan syariat
Syarat awal dari setiap perbuatan tauhid adalah ikhlas
Karena apa perbuatan itu ?
Setiap perbuatan yang bukan karena Allah adalah tidak ikhlas
Untuk siapa perbuatan itu ?
Selain untuk Allah adalah tidak ikhlas
Aku adalah DIA dan DIA lah aku
Kehendak-Nya adalah keinginan aku
Sebab aku tak berkeinginan
Jika aku berkeinginan maka aku tak men-DIA
Esensi adalah pembatasan-pembatasan wujud
Engkau tidak sebagaimana seharusnya disembah
Puncak ibadah adalah ketidakberdayaan
Ketika melakukan suatu perbuatan yang bukan keinginan Tuhan maka tidak Tauhid
Allah suka memuji dirinya sendiri
Maka pujilah DIA karna dirimu adalah DIA
Khusu’ bukan puncak
sebuah keadaan jiwa yang takut dan berharap
saya tidak menyembah Tuhan jika saya tidak melihat-Nya, (IMAM ‘ALI KW)
Komentar
Posting Komentar