Buat kamu yang penasaran ama aborsi

Video Aborsi Pelajar kacau saya sendiri nonton di kupas tuntas trans 7 (walau pun gak full) yang emang lagi membahas kasus aborsi ini ? gila ternyata selain banyak video porno pelajar yang banyak beredar di jagat maya ini ternyata video aborsi pelajar pun ada?.

"Dikupas tuntas sendiri di sana ada bagian wawancara yang cukup mencengangkan dimana ada seorang pelajar cewek yang pernah melakukan aborsi itu ? hiks dia mengakui blak-blak walau nama dan mukanya di tutup kaya ninja (-sebenarnya gak diperlihatkan , sensor maksudnya-) alasannya karena dia masih pelajar dan tidak mau berrumah tangga dulu dan tidak mau mempermalukan keluarga dan katanya sih pacarnya itu mau bertanggung jawab tetapi cewek ini yang gak mau dan ia berinisitif untuk mengugurkan itu. agar keluarganya gak malu?"

Tentang Video Aborsi Pelajar ada beritanya di kompas.

Video Aborsi Pelajar Gegerkan Pasuruan

Diduga karena hamil diluar nikah, pelajar salah satu SMA negeri di Kota Pasuruan nekat melakukan aborsi ke seorang dukun. Hebohnya, proses aborsi itu terekam dalam kamera ponsel yang saat ini telah beredar luas di masyarakat.

Kontan saja peristiwa aborsi itu membuat heboh masyarakat. Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki kasus aborsi yang diduga dilakukan seorang pelajar berinisial D kelas II IPA di salah satu SMA negeri di Kota Pasuruan.

Kasus ini terkuak setelah rekaman aborsi pelajar itu tersebar luas dan banyak dijumpai di masyarakat. Dalam rekaman video format MP4 yang berdurasi sekitar 45 menit itu, memperlihatkan seorang perempuan muda berinisial D sedang menahan sakit lantaran perutnya dipijat oleh tangan seorang laki-laki tua yang diperkirakan seorang dukun aborsi.

Beredarnya rekaman itu lumayan lama, dua mingguan ini. Entah awalnya dari mana, tapi sudah banyak HP-HP yang memiliki perangkat MP4 menyimpan rekamannya,” kata Munawar, seorang remaja yang biasa mangkal di komplek ruko di Jalan Panglima Sudirman, Kota Pasuruan, Rabu (26/11) malam.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan kebenaran rekaman itu. Bahkan, pihak kepolisian telah mulai melakukan pemeriksaan terhadap pemuda yang bernisial A yang pernah menjadi pacar D.

Kapolresta Pasuruan AKBP Herry Sitompul melalui Kasatreskrim Polresta AKP Adi Sunarto mengatakan, pemanggilan kepada siswa itu merupakan langkah penyelidikan. Bahkan, dalam pemeriksaan A menyatakan memang pernah menghamili D.

....Ada salah seorang teman dari siswi di dalam video itu yang mengetahui tempat aborsi....

Setelah mengetahui kehamilan itu, dilakukanlah tindakan aborsi ke seorang dukun. "Siswa itu berinisial A dan mengatakan pernah berpacaran dengan siswi yang berada di dalam video, tetapi ia tidak satu sekolahan dengan D. A juga mengakui aborsi dilakukan di luar Kota Pasuruan dan hingga saat ini kami masih mencari tempatnya," katanya.

Terkait lokasi aborsi, AKP Adi Sunarto menyatakan masih harus diperkuat keterangan dari D. Namun, kondisi D saat ini mengalami shock berat hingga kesehatannya terganggu. Apalagi, begitu rekaman video aborsi yang dilakukannya beredar luas di masyarakat sehingga pihak kepolisian menunggu waktu yang tepat untuk meminta keterangan dari D.
"Ada salah seorang teman dari siswi di dalam video itu yang mengetahui tempat aborsi. Temannya itu saat ini tengah kami cari. Jika keterangan dari semua saksi terkumpul, kami segera menangkap dukunnya. Bahkan, kami juga sudah berkoordinasi dengan Polres Pasuruan,” imbuh AKP Adi Sunarto.

Dari pihak sekolah siswi berinisial D diperoleh informasi bahwa D sudah menyatakan mengundurkan diri. “Sejak 19 November ia tidak lagi menjadi siswi sekolah ini. Ia telah mengundurkan diri dan menyatakannya melalui surat pernyataan yang diteken di atas materai,” tutur Hendri Agustin, bagian pengawasan dan konseling siswa tempat D dulu bersekolah.

sumber :http://www.kompas.com

....Huuh.... sangat menyedihkan? mau enaknya aja tetapi tidak mau merawat dan bertanggung jawab atas perbuatannya itu. mari kita lihat bahaya perbuatan aborsi itu.................

Resiko Aborsi

Aborsi memiliki resiko yang tinggi terhadap kesehatan maupun keselamatan seorang wanita. Tidak benar jika dikatakan bahwa jika seseorang melakukan aborsi ia “tidak merasakan apa-apa dan langsung boleh pulang”.
Ini adalah informasi yang sangat menyesatkan bagi setiap wanita, terutama mereka yang sedang kebingungan karena tidak menginginkan kehamilan yang sudah terjadi.

Ada 2 macam resiko kesehatan terhadap wanita yang melakukan aborsi:
1. Resiko kesehatan dan keselamatan secara fisik
2. Resiko gangguan psikologis

Resiko kesehatan dan keselamatan fisik
Padasaat melakukan aborsi dan setelah melakukan aborsi ada beberapa resiko yang akan dihadapi seorang wanita, seperti yang dijelaskan dalam buku “Facts of Life” yang ditulis oleh Brian Clowes, Phd yaitu:
1. Kematian mendadak karena pendarahan hebat
2. Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
3. Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan
4. Rahim yang sobek (Uterine Perforation)
5. Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada
anak berikutnya
6. Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita)
7. Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
8. Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
9. Kanker hati (Liver Cancer)
10. Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat
pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya
11. Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
12. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
13. Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)

Resiko kesehatan mental
Proses aborsi bukan saja suatu proses yang memiliki resiko tinggi dari segi kesehatan dan keselamatan seorang wanita secara fisik, tetapi juga memiliki dampak yang sangat hebat terhadap keadaan mental seorang wanita.

Gejala ini dikenal dalam dunia psikologi sebagai “Post-Abortion Syndrome” (Sindrom Paska-Aborsi) atau PAS. Gejala-gejala ini dicatat dalam “Psychological Reactions Reported After Abortion” di dalam penerbitan The Post-Abortion Review (1994).

Pada dasarnya seorang wanita yang melakukan aborsi akan mengalami hal-hal seperti berikut ini:
1. Kehilangan harga diri (82%)
2. Berteriak-teriak histeris (51%)
3. Mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi (63%)
4. Ingin melakukan bunuh diri (28%)
5. Mulai mencoba menggunakan obat-obat terlarang (41%)
6. Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual (59%)

Diluar hal-hal tersebut diatas para wanita yang melakukan aborsi akan dipenuhi perasaan bersalah yang tidak hilang selama bertahun-tahun dalam hidupnya.

sumber : http://www.aborsi.org/resiko.htm

Yah rata-rata yang melakukan aborsi banyak dikalangan para pelajar dan mahasiswa sungguh menyedihkan, kenapa mereka tidak mengambil resiko atas perbuatan mereka sendiri ? mau enaknya saja tapi tidak mau susahnya? trus mana video aborsi pelajar nya ??? saya sendiri gak tau?? ada yang tahu link video aborsi pelajarnya ? lebih baik jangan nonton dehh serem???

Jika udeh kebelet kenapa gak pakai sarannya mbak jupe " pakailah pengaman"?? uh sebenarnya banyak pelajar dan mahasiswa yang berprestasi tetapi karana kasus video porno pelajar atau video porno mahasiswa, tawuran pelajar atau tawuran mahasiswa dan ditambah lagi video aborsi pelajar ini hingga tertutuplah tentang berita-berita prestasi pelajar hingga sesuai dengan pepatah " akibat nila setetes rusak susu dua-duanya eh sebelangga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gunung Kelud "MBLEDOSSS"

Lagi boominng2nya nih lagu!!! taapi ada lagu bagus juga buat mengenang